Mengenal Elvira Nabiullina, Wanita Tangguh Perisai Bagian Bisnis Rusia

Adirekso.my.id – JAKARTA – Prestasi perekonomian Rusia berhasil melampaui perkiraan sejumlah pihak di tempat tahun 2023 yang tersebut openuh gejolak. Tak semata-mata mengatasi hujan sanksiBaratakibat serangannya ke Ukraina, Rusia diprediksi mencatatkan pertumbuhan ekonomi 3,5% tahun ini, mengungguli negara-negara G7 dan juga Uni Eropa (UE).

Orang di tempat balik ketangguhan Rusia mengatasi tantangan dunia usaha di area 2023 yang disebutkan adalah Kepala Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullina. Maju menggagalkan rencana Barat merusak kegiatan ekonomi Rusia, dirinya sampai-sampai dijuluki “disruptor tahun ini” oleh majalah Politico. Dikenal tidak ada banyak bicara, berpengaruh, sekaligus figur yang tersebut penuh teka-teki bagi pasar, Nabiullina memegang kunci kebijakan moneter Rusia.

Berasal dari etnis Tatar, kelompok minoritas terbesar di tempat Rusia, Elvira Nabiullina bukan cuma dikenal di dalam lingkar kekuasaan sebagai pribadi yang gemar mengutip puisi-puisi Prancis, tapi juga tak ragu bertindak keras di dalam sedang krisis, kemudian juga merupakan perempuan pertama yang dimaksud mengawasi Bank Sentral Rusia.

Ekonom brilian ini lahir pada 29 Oktober 1963 dalam Ufa, Bashkir, Rusia. Ayahnya, Sakhipzada Saitzadayevich, adalah individu sopir, sedangkan ibunya, Zuleikha Khamatnurovna, adalah pribadi manajer pabrik. Nabiullina lulus dari sekolah No. 31 di area Ufa, disusul Fakultas Kondisi Keuangan Universitas Negeri Wilayah Moskow pada tahun 1986.

Dia juga dikenal dekat dengan Pemimpin Rusia sejak mantan perwira dinas rahasia KGB itu mengatur Rusia pada 2000. Saat itu Presiden Rusia menunjuk Nabiullina sebagai menteri pengerjaan sektor ekonomi kemudian belakangan menariknya ke Kremlin sebagai anggota penasihat presiden.

Lompatan besar pada karier Nabiullina terjadi pada 2013 ketika ia ditunjuk sebagai Kepala Bank Sentral Rusia, salah satu lembaga terpenting dalam negara itu. Selama bertahun-tahun, Nabiulina telah terjadi menghadapi krisis-krisis besar.

Selama bertahun-tahun mengatur Bank Sentral Rusia, perempuan pecinta opera itu mendapat pengakuan menghadapi kemampuan manajemennya oleh organisasi-organisasi internasional, seperti Dana Moneter Internasional (IMF), pengusaha, penanam modal Wall Street, bankir lalu para ahli strategi pemerintah. Mereka melihatnya sebagai individu profesional yang mana paham benar melawan kondisi di area lapangan.

Salah satu pujian terhadapnya adalah selama 2013 hingga 2017, ketika ia mencabut lebih besar dari 300 lisensi perbankan dari entitas yang tersebut dianggap sangat lemah atau dijalankan dengan tak layak. Nabiullina juga sukses menangani pemuaian yang digunakan memungkinkannya menetapkan suku bunga pada titik terendah pada sejarah Rusia, sebesar hampir 2% pada 2018.

Pada 2015, majalah Euromoney menobatkan ekonom berusia 60 tahun itu sebagai pejabat bank sentral terbaik di dalam dunia. The Banker bahkan menyebutnya sebagai bankir Eropa terbaik pada 2017. Di bawah arahannya, Bank Sentral Rusia berhasil mengoleksi salah satu cadangan devisa terbesar pada sejarah Rusia, yang digunakan memungkinkan negara itu menghadapi berbagai gejolak.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *