Ajak Jaga Alam Saat Hari Bela Negara, Peruri: Keberlanjutan Bukan Pilihan, Melainkan Penanaman Modal

Adirekso.my.id – SURABAYA – Bertepatan dengan peringatan tegas Hari Bela Negara yang digunakan jatuh pada 19 Desember 2023, Peruri sama-sama dengan anak perusahaannya, Peruri Security Printing melakukan kegiatan investasi 500 pohon yang digunakan berlokasi di area Kawasan Kampus UPN Veteran Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan kerja identik antara Peruri, Peruri Security Printing, UPN Veteran Jawa Timur serta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Biro Strategic Corporate Branding & TJSL Peruri, Ratih Sukma Pratiwi, Direktur Utama Peruri Security Printing, Ahmad Hidayat, Direktur Peruri Security Printing, Agung Hari Subagyo juga turut dihadiri oleh Rektor UPN Veteran Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT.,IPU, lalu Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Nurul Muntasyiroh.

Mengusung tema “Hijaukan Indonesia”, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Peruri di menjalankan acara Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) . Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan melalui inisiatif penghijauan untuk pengurangan emisi gas karbon dan juga gas rumah kaca.

Prof. Akhmad Fauzi menyampaikan bahwa kegiatan penyetoran pohon ini menjadi salah satu wujud nyata dari semangat bela negara. “Bukan semata-mata tanggung jawab kita untuk mempertahankan negara dari ancaman luar, tetapi juga untuk menjaga serta merawat lingkungan alam sebagai warisan bagi generasi mendatang,” ujar Prof. Akhmad.

Penanaman 500 pohon memiliki banyak khasiat bagi lingkungan, dalam antaranya menjadi penopang ekosistem, penyaring udara, dan juga penyerap karbon guna membantu mengempiskan dampak pembaharuan iklim.

“Keberlanjutan alam bukanlah pilihan, melainkan pembangunan ekonomi dan juga sebuah keharusan yang tersebut harus diemban oleh setiap individu untuk generasi mendatang. Peruri Group miliki peran berpartisipasi kemudian tanggung jawab di menjaga kelestarian lingkungan yang merupakan bagian dari perkembangan berkelanjutan,” kata Ahmad Hidayat.

“Program penghijauan ini bukanlah sekadar kewajiban, melainkan tanggung jawab moral perusahaan. Kami berjuang menjalankan peran kami sebagai agen pembaharuan positif sesuai dengan misi perusahaan untuk memberikan partisipasi positif terhadap lingkungan, untuk bangsa juga negara,” ujar Ratih.

Ratih menambahkan “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak banyak pihak, baik korporasi maupun individu untuk turut juga pada perniagaan pelestarian lingkungan akibat semua orang mempunyai peran penting pada menjaga keindahan alam lalu melindungi bumi tempat kita tinggal. Bukan cuma menandai peringatan keras Hari Bela Negara, tetapi juga menjadi awal dari upaya dengan untuk mewujudkan Indonesia yang digunakan hijau kemudian berkelanjutan,” tutupnya.

Perlu diketahui, 500 pohon yang ditanam dengan rincian 400 pohon Tabebuya ditanam di area area depan Kampus UPN Veteran Jawa Timur, juga Fakultas Pertanian, 50 Pohon Ketapang ditanam dalam Fakultas Pertanian dan juga Bozem, 30 Pohon Pule ditanam di tempat sekitar Gedung Twin-Tower, dan juga 20 Pohon Pule pada bozem bagian barat Fakultas Arsitektur Desain kemudian Bozem Pertanian.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *