Induk Holding Jasa Survei Dorong Pemberdayaan Perekonomian Berkelanjutan

Adirekso.my.id – JAKARTA – Induk holding BUMN Jasa Survei, PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI berikrar untuk terus mewujudkan pemberdayaan kegiatan ekonomi keberlanjutan . Keseriusan ini salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi acara tanggung jawab sosial lalu lingkungan (TJSL) BKI dengan Yayasan ESQ Kemanusiaan, juga Komunitas Kerajinan Cangkring dengan memberikan bantuan perlengkapan daur ulang epidermis kerang di area Kalibaru, Ibukota Utara.

“Aktivitas pasca pengupasan cangkang kerang hijau di dalam Kalibaru, Ibukota Utara, menjadi permasalahan utama bagi penduduk sekitar,” ujar Kepala Unit TJSL BKI Rudy Sunaryadi di keterangan tercatat pada Jakarta, Hari Senin (1/1/2023).

Dia menyampaikan pengupasan kerang yang dimaksud berbagai memunculkan limbah cangkang kerang yang pada penanganannya bukan memperhatikan kondisi tubuh lingkungan. Melihat kondisi yang digunakan ada, ucap Rudy, BKI memberikan bantuan perlengkapan daur ulang dermis kerang menjadi komoditas paving block, batako, kloset jongkok, aksesoris figura, juga kerajinan lainnya.

Menurut ia TJSL BKI memberikan pendampingan pada mengolah limbah cangkang kerang hijau menjadi komoditas yang digunakan mempunyai nilai tambah lalu nilai jual yang digunakan tinggi. Rudy mengatakan metode yang mana digunakan di kegiatan ini adalah analysis design, development, implementation, evaluation (addie).

“Kegiatan pemberdayaan/pengabdian terhadap rakyat ini memunculkan sebuah wawasan kemudian keterampilan bagi kelompok pembudidaya kerang hijau pada Kalibaru,” ucap Rudy.

Rudy berharap kegiatan TJSL BKI dapat berdampak bagi peningkatan persentase penurunan pada penumpukan limbah cangkang kerang hijau, khususnya yang berada di dalam wilayah Kalibaru, Ibukota Indonesia Utara secara berkelanjutan. Selain itu, hal ini juga mengupayakan inisiatif pemerintah pada upaya meningkatkan kemampuan fisik lingkungan dan juga pertumbuhan sektor ekonomi masyarakat.

Pelaksanaan ini juga merupakan pemenuhan SDGS (TPB) nomor 8 yakni Pekerjaan Layak serta Pertumbuhan Ekonomi, SDGS nomor 11 yakni Pusat Kota juga Komunitas yang Berkelanjutan, dan juga SDGS nomor 12, yakni Konsumsi dan juga Produksi yang Bertanggung Jawab.

“Kita akan terus melakukan kerja serupa dan juga menggalang kegiatan pemerintah untuk percepatan dunia usaha kemudian perkembangan hidup yang mana sehat lalu sejahtera melalui kegiatan kolaborasi TJSL BKI dengan kelompok masyarakat, yayasan, lembaga kemanusiaan, lalu instansi pemerintah setempat,” kata Rudy.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *