Gaya Hidup Hedon Terus Meningkat, OJK Wanti-wanti Jeratan Pinjol

Adirekso.my.id – JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berazam untuk meningkatkan pengamanan konsumen di dalam 2024. Hal ini sejalan dengan proyeksi kenaikan konsumsi rakyat pada tahun politik.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan juga Perlindungan Pelanggan OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, ketika ini gaya hidup konsumtif penduduk semakin meningkat khususnya anak-anak muda yang dimaksud semakin sejumlah menggunakan layanan buy now paylater untuk memenuhi permintaan sehari-hari.

“Banyak anak-anak muda yang mana terkena itu sebab mereka itu konsumtif, itu yang tersebut harus terus kami edukasi,” kata perempuan yang digunakan akrab disapa Kiki ini pada waktu ditemui di dalam Gedung Bursa Efek Indonesia pada Selasa (2/1/2024).

Selain itu, OJK juga telah dilakukan memfasilitasi unit reaksi cepat untuk melayani pengaduan nasabah. Pengaduan yang dimaksud nantinya dapat disampaikan melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Industri Jasa Keuangan (LAPS SJK).

“Jadi untuk kasus-kasus yang butuh perhatian cepat kami punya unit reaksi cepat serta berbagai sekali kejadian-kejadian yang dimaksud kami tangani dengan cepat,” sambung Kiki.

Sebelumnya, Kiki menyampaikan bahwa pihaknya juga akan bekerja sejenis dengan Meta Platforms, perusahaan induk Facebook, Instagram, WhatsApp serta Google untuk menghentikan penayangan iklan layanan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Upaya yang disebutkan menyusul masih maraknya tawaran pinjaman online ilegal dalam banyak platform, meskipun telah terjadi dijalankan pemberantasan secara masif. Selain itu, kerja sejenis dengan Google dan juga Meta juga merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangunan dan juga Penguasaan Bidang Keuangan (UU P2SK).

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *