Bawaslu panggil ulang Gibran terkait bagi-bagi susu pada waktu CFD

Adirekso.my.id – Hari ini suratnya akan kita kirim,

Jakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Ibukota Pusat memanggil ulang calon duta presiden nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka terkait dugaan pelanggaran kampanye pada kegiatan bagi-bagi susu pada waktu Hari Bebas Kendaraan Bermotor (car free day/CFD) Jakarta.

"Hari ini suratnya akan kita kirim," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran lalu Informasi Berita Bawaslu Jakpus Dimas Trianto Putro pada konferensi pers pada Kantor Bawaslu DKI Jakarta Pusat, Selasa.

Ia menjelaskan, hal itu dilaksanakan akibat Gibran tidaklah mengunjungi undangan Bawaslu pada Selasa siang ini untuk dimintai klarifikasi tentang temuan kegiatan bagi-bagi susu tersebut. 

Dimas menjelaskan surat pemanggilan terhadap Gibran dikirim pada Selasa sore ke dua tujuan, yakni kediaman Gibran yang digunakan berada pada Laweyan, Solo lalu Kantor Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran di tempat Slipi, Ibukota Indonesia Barat.

Surat pemanggilan yang disebutkan menjadwalkan Gibran diperiksa pada Rabu (3/1) siang.

Menurut Dimas, proses penyelidikan dugaan pelanggaran kampanye di tindakan hukum bagi-bagi susu itu akan tetap memperlihatkan berjalan meskipun Gibran kembali tiada memenuhi undangan Bawaslu sebanyak dua kali.
 

Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka membagikan susu kemasan ke warga dalam area hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) Jalan MH Thamrin, Jakarta, Akhir Pekan (3/12/2023). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa

Pada pemanggilan yang dimaksud pertama, Dimas menjelaskan bahwa Bawaslu mengirimkan surat undangan yang digunakan ditujukan pada Gibran ke dua lokasi, yakni kediaman Gibran serta Kantor TKN Prabowo Subianto-Gibran.

Surat yang dimaksud dikirimkan pada 29 Desember 2023. Namun hingga Selasa sore, Gibran tiada hadir di undangan Bawaslu.

Di sisi lain, Wakil Sekretaris TKN Prabowo-Gibran Aminuddin Ma’ruf menjelaskan sejauh ini Gibran serta TKN belum menerima surat pemanggilan itu secara resmi dari Bawaslu Perkotaan DKI Jakarta Pusat.

"Kita telah mengirim surat itu kan ke kantor yang mana dalam Slipi dan juga ini kan sudah ada ada tanda terimanya. Tanda Terima surat ini. Jadi, apabila misalkan Pak Gibran bilang belum terima, ya kita tidaklah tahu. Yang pasti surat itu telah kita kirim," kata Dimas.

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *